Catatan Rakryan, dan adiknya Nara (sejak September 2009) plus si bungsu Runa (sejak Maret 2012), bersama ibu, bapak, keluarga dan kenalan2 barunya di bumi nusantara
3 bulanan Nara
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Hari ini, 29 Desember 2009, adalah hari dimana ada acara 3 bulanan adikku Nara. Jadinya sejak hari ini adikku sudah boleh main di tanah. Udah bisa masuk ke Sanggah, pura keluarga.
Banyak banget teman bapak dan ibu yang datang. Juga keluarga dekat.
Hari ini hari Jumat, 8 Februari 2008, Bubby dapat blog baru. Blog ini menjadi catatan lanjutan dari pengalaman hidup Rakryan yang sebelumnya numpang di blog Bapak.
Setelah duduk tentunya pelajaran hidup selanjutnya adalah merangkak dan berjalan. Ibu sepertinya kurang sependapat dengan urutan itu. Menurutnya aku sudah bisa mulai berjalan. Untuk itu dibelikannyalah daku baby walker atau sepeda istilah di Palak. Selain membantuku untuk belajar berjalan juga meringkankan beban orang yang ngempu atau menjagaku. Karena kalau diriku sudah bosan pasti maunya digendong dan diajak berjalan2. Tentunya itu akan merepotkan orang yang menjagaku, kalau sementara ada pekerjaan lain yang harus dilakukan. Untuk itu sepeda ini akan membantuku untuk bisa bermain dan berjalan2 sendiri, sambil masih diawasi tentunya. Lagi-lagi saat bapak berangkat lagi, ibu membelikanku baby walker , dan langsung mencobakan padaku keesokan harinya. "The miracle of baby walker" kata ibuku saat menelpon bapak. Memang begitu didudukkannya di baby walker itu aku langsung mengayuh dan menjejakkan kakiku ke tanah bergerak selayaknya orang berjalan. Bapak kurang setu...
Pagi2 sekali, bapak dan ibu sudah sibuk mengangkati ransel2 daybagnya, koper baju2ku, dan ransel pakaian, untuk dimasukkan ke dalam "Si Ijo" Katana Hijau kesayangan ibuku. Belum juga menunjukkan pukul 05.00 pagi, bersama "Si Ijo" kami sudah meninggalkan Rumah Palak menuju Denpasar. Tujuannya ke Bandara Ngurah Rai. Ya!! Hari ini aku akan menjalani perjalanan pertamaku untuk mengarungi udara menjauh sejenak dari "pertapaanku" di Palak. Bapak mengajakku dan ibu untuk ikut ke Bogor. Kota tempat bapak belajar kelautan tahun 90an. Mmh.. seperti apa ya kota itu. Tentu aku belum bisa merekamnya dengan baik. Tapi perjalanan jauh ini merupakan cobaan bagi kami sekeluarga, apakah kami akan menikmati perjalanan ini. Sebelum ke bandara, kami menuju rumah Kesambi dulu untuk menjemput om Wira dan tante Pipit. Mereka akan membantu membawa kembali "Si Ijo" ketika kami harus berangkat dengan pesawat nanti. Bersama om dan tante kurang dari pukul 6.00 kami sudah ti...
Komentar