Postingan

Menampilkan postingan dengan label raportku

karya foto pertama Ryan

Gambar
Lihat gambar di samping ini. Ini karya pertamaku di bidang fotografi. Kujepret dengan kamera HP Nokia bapak. Komposisi yang bagus kan? Hehehe... gak sengaja lagi tapi bagus kan?

Umurku sekarang sudah 2 tahun

Gambar
Hore, sekarang umurku sudah dua tahun.  Tanggal 20 November kemarin tepatnya, namun biar pas libur maka baru hari Minggu, 22 November 2009 dirayakan. Acaranya seh kecil-kecilan aja.  Tapi makanannya sih lumayan banyak.  Kue ULTAHnya aja ada dua, satu dibelikan ibu, satunya dibuatkan tante Rosita.  Ada juga es krim sumbangan dari tante Pipit dan om Wira.  Selain itu ada Nasi Kuning Ayam Goreng buatan Ibu dan Dadong.  Mmmmhh.  banyak kan makanannya.  Aku aja yg biasanya gak terlalu doyan makan, abis dua porsi kue dan setengah dos nasi kuning.  Pokoknya seru deh.. Terimakasih ya teman2, om dan tante yang udah mo datang pada perayaan ULTAHku...  Semoga kita bisa bertemu lagi di perayaan yang lain di waktu mendatang.

Ryan udah bisa ikutan milih barang

Gambar
Sore ini aku diajak Bapak dan Ibu jalan ke Ramayana. Ceritanya sih ibu mo belanja beli buku bacaan untuk dibaca2 saat menyusui adik Nara. Sesampai di Ramayana Bali Mall, kami menuju Gunung Agung untuk beli novel. Aku juga kebagian. Ibu membelikan poster binatang2. Senangnya... Abis memilih2 buku, kami turun ke lantai bawah untuk pulang. Di lantai 1 ibu pengen sekali membelikanku baju. Ramayana saat itu ramai sekali. Maklum besok lusa Hari Raya Galungan. Seperti halnya hari raya Idul Fitri, semua orang ingin beli baju baru untuk dipakai saat Galungan. Sampailah kami di bagian anak2. Ibu dan Bapak sedang asik2 memilih2 baju dan celana yang cocok untukku. Lalu aku ngapain ya...? Daripada bengong maka aku ikut2an melihat2 sekelilingku. Mmmh.. sepertinya sepatu itu cocok untukku. Aku ambil sepasang sepatu. Kulepas sandalku sambil duduk lalu aku coba untuk memakainya. Hehehe Bapak rupanya melihatku mengepas sepatu ini. Bukannya melarang, ia malah membantuku mencobakan. Sayangnya terlalu besa...

Ulang Tahun Bapakku

Gambar
Pagi ini ibuku sambil menggosok-gosok pantatku berupaya membangunkanku. Apaan sih.. Sambil terus menggosok-gosok ibuku bilang "Ryan bangun yuk, mau tiup lilin gak?" "Tiup lilin??" pikirku sambil membuka mata perlahan. "Sepertinya seru..." Ternyata pagi ini ibu sudah menyiapkan kue ulang tahun. Hari ini 24 Agustus 2009 adalah ulang tahun Bapak. Tadinya sih gak berencana pakai tiup lilin segala. Ibukulah yang mengusulkan untuk beli kue ultah dan lilin2nya. Sekalian untuk aku latihan tiup lilin. Hehehe.. ada2 saja ide ibuku ini. Tapi gak papa kan yang penting aku jadi bisa tiup2 lilin. Jadinya nanti saat ultah 2 tahun umurku, aku sudah berpengalaman dalam meniup lilin. Asyik...!!!!

Benjol deh

Gambar
Belajar jalan udah pasti beresiko.  Apalagi kalau ditambah jalannya pakai naik turun undak-undakan.  Resikonya dari jatuh, kesandung, nabrak pintu atau tiang dan yang paling parah ya terjun bebas...   Lagi seru-serunya nih aku belajar jalan.  Apalagi bapak libur panjang.  Udah lebih sebulan menemaniku dan ibu di rumah.  Jadi tiap pagi udah ada teman bermainku.  Ibu sementara bisa santai pagi hari melanjutkan bobonya yang sering keganggu tiap malam bikinin aku susu.   Prosesi tiap pagi adalah bangun pagi, turun dari kasur, pipis, muter-muter di kamar sampai matahari agak-agak terang di luar.  Kalau di luar kamar sudah terang barulah aku boleh jalan keluar kamar.  Dan sebulan ini Bapak teman bermainku di luar kamar. Tanggal 25 Januari 2006 itu, seperti biasa pagi2 aku udah mulai keluar kamar.  Ibu juga rajin, ambil sapu lidi dan mulai menyapu halaman.  Bapak sebentar ke kamar mandi, pipis.  Karena sudah sangat bersemangat, akupun langsung jalan2 keliling halaman.  Tak satupun terlalu mem...

Yogya.. Yogya...

Gambar
Asii..k pergi lagi aku dengan Bapak dan Ibu. Perjalanan yang sekarang ini benar-benar pergi ke Yogya. Soalnya waktu aku terbang pertama kali kan sebenarnya mau ke Jakarta, eh ternyata harus transit ke Yogya. Jadinya ini kepergianku ke Jogja kedua kalinya. Tapi yang sekarang benar-benar ke Yogya. Bahkan gak cuma ke Yogya, tapi terus akan ke Semarang, ke Temanggung (kalau jadi..), sambung ke Surabaya (lihat Eyang putri dan Pekak) baru deh pulang lagi ke Bali. Perjalanan yang panjang... Oya kami bukan cuma bertiga tapi berombongan. Kata ibu, kami ini rombongan keluarga Doel, tapi sayangnya Dadong gak ikutan pergi. Jadinya rombongan Doel minus Dadong. Perhatikan... aku kan sudah mulai jalan sendiri neh. Pokoknya aku akan berusaha. Selama perjalananku dari Yogya sampai Surabaya aku akan berusaha untuk mulai jalan sendiri. Biar gak nyusahin Bapak dan Ibu. Lagian kalau udah bisa jalan sendiri aku bisa kabur dari mereka hi...hi..hi...

Berjalan dan merangkak

Gambar
Setelah duduk tentunya pelajaran hidup selanjutnya adalah merangkak dan berjalan. Ibu sepertinya kurang sependapat dengan urutan itu. Menurutnya aku sudah bisa mulai berjalan. Untuk itu dibelikannyalah daku baby walker atau sepeda istilah di Palak. Selain membantuku untuk belajar berjalan juga meringkankan beban orang yang ngempu atau menjagaku. Karena kalau diriku sudah bosan pasti maunya digendong dan diajak berjalan2. Tentunya itu akan merepotkan orang yang menjagaku, kalau sementara ada pekerjaan lain yang harus dilakukan. Untuk itu sepeda ini akan membantuku untuk bisa bermain dan berjalan2 sendiri, sambil masih diawasi tentunya. Lagi-lagi saat bapak berangkat lagi, ibu membelikanku baby walker , dan langsung mencobakan padaku keesokan harinya. "The miracle of baby walker" kata ibuku saat menelpon bapak. Memang begitu didudukkannya di baby walker itu aku langsung mengayuh dan menjejakkan kakiku ke tanah bergerak selayaknya orang berjalan. Bapak kurang setu...

Udah duduk sendiri

Gambar
Aku sudah bisa duduk sendiri. Di atas kasur kesayanganku, tanpa bantuan bapak dan ibu lagi aku sudah bisa duduk sendiri. Minggu lalu waktu bapak masih di Bali, dia masih harus mendudukkanku dan menjaga atau memastikan untuk tidak terguling dari posisi dudukku. Kadang masih harus menempatkan kakiku agar posisi dudukku nyaman dan t idak mudah terguling. Tapi sekarang lain, saat bapakku sudah ke Wakatobi lagi, aku sudah bisa duduk sendiri. Ibuku suka heboh sendiri dan terbahak2 melihat prosesiku duduk. Hahahaha.... Kemarin waktu aku mulai duduk, heboh deh ibu nelpon bapak menceritakan prosesinya. Mmmhh.. memang orang tua yang aneh :)