Postingan

Menampilkan postingan dengan label liburan

Nonton kapal perang Carabiniere di Tanjung Priok

Gambar
Ryan, Runa and Nara visited the Carabiniere, the Italian Navy Ship, at Tanjung Priok

Main di SKI bersama Damar dan Dewin

Yogya - Surabaya di malam tahun baru

Gambar
Naik kereta api tut...tut..tuuut... Si...apa hendak turut.... Ke Bandung (eh bukan..) Surabaya (ya' tepat). ..... Aku ke Surabaya bersama Bapak dan Ibu naik kereta api. Nama kereta apinya Sancaka. Kereta ini berangkat sore hari pukul 16.00 WIB dari Stasiun Tugu. Kata Bapak kira-kira jam sepuluh malam akan tiba di Stasiun Gubeng, Surabaya. Sore itu sudah tanggal 31 Desember, jadi kami akan bermalam tahun baru di Surabaya. Tanti Vidi dan om Putu sudah siap akan menjemput kami di stasiun Gubeng. Ehm udah gak sabar neh ingin tahu kaya apa ya kota Surabaya itu. Kata Ibu Surabaya itu panas, jadi agak-agak kurang cocok buat ibuku yang anti kegerahan itu he..he..he... Tapi di kereta api Sancaka ini udara di dalam ruangan dingin sekali. Aku sih tidak terlalu merasakan karena baru beberapa menit berjalan sudah langsung tidur. Ibuku yang paling menderita. Berhubung sudah sakit flu sejak beberapa hari lalu, maka udara dingin ini membuat tidak nyaman untuk ada dalam ruangan. Ujung-...

Malioboro

Gambar
Saudara...saudara sekalian. Tahukan kalau di Yogya itu ada yang namanya Andong. Itu tuh kereta roda empat yang ditarik kuda. Nah.. berhubung aku sedang berkesempatan jalan-jalan di Malioboro, maka naik andong lah kami. Dan menyanyilah kami "Pada hari minggu kuturut ayah ke kota. Naik delman (mestinya kan andong ya..) istimewa kududuk di muka... bla..bla" atau tepatnya Bapak yang menyanyi dan aku terbengong-bengong melihat jalan dan kuda di depanku. Lumayan loh gak terlalu mahal. Cukup dengan selembar Rp 20.000an diantar kami dari rumah Kumpi Yuli di Kranggan sampai ke Malioboro. Enaknya kalau naik andong kami bisa lewat jalur khusus sepeda dan andong. Jadi tidak perlu ikut kemacetan mobil-mobil yang sedang berdesakan di jalur sebelah. Mau coba.. ? Buruan gih ke Yogya...

Yogya.. Yogya...

Gambar
Asii..k pergi lagi aku dengan Bapak dan Ibu. Perjalanan yang sekarang ini benar-benar pergi ke Yogya. Soalnya waktu aku terbang pertama kali kan sebenarnya mau ke Jakarta, eh ternyata harus transit ke Yogya. Jadinya ini kepergianku ke Jogja kedua kalinya. Tapi yang sekarang benar-benar ke Yogya. Bahkan gak cuma ke Yogya, tapi terus akan ke Semarang, ke Temanggung (kalau jadi..), sambung ke Surabaya (lihat Eyang putri dan Pekak) baru deh pulang lagi ke Bali. Perjalanan yang panjang... Oya kami bukan cuma bertiga tapi berombongan. Kata ibu, kami ini rombongan keluarga Doel, tapi sayangnya Dadong gak ikutan pergi. Jadinya rombongan Doel minus Dadong. Perhatikan... aku kan sudah mulai jalan sendiri neh. Pokoknya aku akan berusaha. Selama perjalananku dari Yogya sampai Surabaya aku akan berusaha untuk mulai jalan sendiri. Biar gak nyusahin Bapak dan Ibu. Lagian kalau udah bisa jalan sendiri aku bisa kabur dari mereka hi...hi..hi...

Perjalanan udara pertamaku

Gambar
Pagi2 sekali, bapak dan ibu sudah sibuk mengangkati ransel2 daybagnya, koper baju2ku, dan ransel pakaian, untuk dimasukkan ke dalam "Si Ijo" Katana Hijau kesayangan ibuku. Belum juga menunjukkan pukul 05.00 pagi, bersama "Si Ijo" kami sudah meninggalkan Rumah Palak menuju Denpasar. Tujuannya ke Bandara Ngurah Rai. Ya!! Hari ini aku akan menjalani perjalanan pertamaku untuk mengarungi udara menjauh sejenak dari "pertapaanku" di Palak. Bapak mengajakku dan ibu untuk ikut ke Bogor. Kota tempat bapak belajar kelautan tahun 90an. Mmh.. seperti apa ya kota itu. Tentu aku belum bisa merekamnya dengan baik. Tapi perjalanan jauh ini merupakan cobaan bagi kami sekeluarga, apakah kami akan menikmati perjalanan ini. Sebelum ke bandara, kami menuju rumah Kesambi dulu untuk menjemput om Wira dan tante Pipit. Mereka akan membantu membawa kembali "Si Ijo" ketika kami harus berangkat dengan pesawat nanti. Bersama om dan tante kurang dari pukul 6.00 kami sudah ti...