Postingan

Menampilkan postingan dari 2008

Malioboro

Gambar
Saudara...saudara sekalian. Tahukan kalau di Yogya itu ada yang namanya Andong. Itu tuh kereta roda empat yang ditarik kuda. Nah.. berhubung aku sedang berkesempatan jalan-jalan di Malioboro, maka naik andong lah kami. Dan menyanyilah kami "Pada hari minggu kuturut ayah ke kota. Naik delman (mestinya kan andong ya..) istimewa kududuk di muka... bla..bla" atau tepatnya Bapak yang menyanyi dan aku terbengong-bengong melihat jalan dan kuda di depanku. Lumayan loh gak terlalu mahal. Cukup dengan selembar Rp 20.000an diantar kami dari rumah Kumpi Yuli di Kranggan sampai ke Malioboro. Enaknya kalau naik andong kami bisa lewat jalur khusus sepeda dan andong. Jadi tidak perlu ikut kemacetan mobil-mobil yang sedang berdesakan di jalur sebelah. Mau coba.. ? Buruan gih ke Yogya...

Yogya.. Yogya...

Gambar
Asii..k pergi lagi aku dengan Bapak dan Ibu. Perjalanan yang sekarang ini benar-benar pergi ke Yogya. Soalnya waktu aku terbang pertama kali kan sebenarnya mau ke Jakarta, eh ternyata harus transit ke Yogya. Jadinya ini kepergianku ke Jogja kedua kalinya. Tapi yang sekarang benar-benar ke Yogya. Bahkan gak cuma ke Yogya, tapi terus akan ke Semarang, ke Temanggung (kalau jadi..), sambung ke Surabaya (lihat Eyang putri dan Pekak) baru deh pulang lagi ke Bali. Perjalanan yang panjang... Oya kami bukan cuma bertiga tapi berombongan. Kata ibu, kami ini rombongan keluarga Doel, tapi sayangnya Dadong gak ikutan pergi. Jadinya rombongan Doel minus Dadong. Perhatikan... aku kan sudah mulai jalan sendiri neh. Pokoknya aku akan berusaha. Selama perjalananku dari Yogya sampai Surabaya aku akan berusaha untuk mulai jalan sendiri. Biar gak nyusahin Bapak dan Ibu. Lagian kalau udah bisa jalan sendiri aku bisa kabur dari mereka hi...hi..hi...

Berjalan dan merangkak

Gambar
Setelah duduk tentunya pelajaran hidup selanjutnya adalah merangkak dan berjalan. Ibu sepertinya kurang sependapat dengan urutan itu. Menurutnya aku sudah bisa mulai berjalan. Untuk itu dibelikannyalah daku baby walker atau sepeda istilah di Palak. Selain membantuku untuk belajar berjalan juga meringkankan beban orang yang ngempu atau menjagaku. Karena kalau diriku sudah bosan pasti maunya digendong dan diajak berjalan2. Tentunya itu akan merepotkan orang yang menjagaku, kalau sementara ada pekerjaan lain yang harus dilakukan. Untuk itu sepeda ini akan membantuku untuk bisa bermain dan berjalan2 sendiri, sambil masih diawasi tentunya. Lagi-lagi saat bapak berangkat lagi, ibu membelikanku baby walker , dan langsung mencobakan padaku keesokan harinya. "The miracle of baby walker" kata ibuku saat menelpon bapak. Memang begitu didudukkannya di baby walker itu aku langsung mengayuh dan menjejakkan kakiku ke tanah bergerak selayaknya orang berjalan. Bapak kurang setu

Udah duduk sendiri

Gambar
Aku sudah bisa duduk sendiri. Di atas kasur kesayanganku, tanpa bantuan bapak dan ibu lagi aku sudah bisa duduk sendiri. Minggu lalu waktu bapak masih di Bali, dia masih harus mendudukkanku dan menjaga atau memastikan untuk tidak terguling dari posisi dudukku. Kadang masih harus menempatkan kakiku agar posisi dudukku nyaman dan t idak mudah terguling. Tapi sekarang lain, saat bapakku sudah ke Wakatobi lagi, aku sudah bisa duduk sendiri. Ibuku suka heboh sendiri dan terbahak2 melihat prosesiku duduk. Hahahaha.... Kemarin waktu aku mulai duduk, heboh deh ibu nelpon bapak menceritakan prosesinya. Mmmhh.. memang orang tua yang aneh :)

Perjalanan udara pertamaku

Gambar
Pagi2 sekali, bapak dan ibu sudah sibuk mengangkati ransel2 daybagnya, koper baju2ku, dan ransel pakaian, untuk dimasukkan ke dalam "Si Ijo" Katana Hijau kesayangan ibuku. Belum juga menunjukkan pukul 05.00 pagi, bersama "Si Ijo" kami sudah meninggalkan Rumah Palak menuju Denpasar. Tujuannya ke Bandara Ngurah Rai. Ya!! Hari ini aku akan menjalani perjalanan pertamaku untuk mengarungi udara menjauh sejenak dari "pertapaanku" di Palak. Bapak mengajakku dan ibu untuk ikut ke Bogor. Kota tempat bapak belajar kelautan tahun 90an. Mmh.. seperti apa ya kota itu. Tentu aku belum bisa merekamnya dengan baik. Tapi perjalanan jauh ini merupakan cobaan bagi kami sekeluarga, apakah kami akan menikmati perjalanan ini. Sebelum ke bandara, kami menuju rumah Kesambi dulu untuk menjemput om Wira dan tante Pipit. Mereka akan membantu membawa kembali "Si Ijo" ketika kami harus berangkat dengan pesawat nanti. Bersama om dan tante kurang dari pukul 6.00 kami sudah ti

Abis imunisasi jadi agak rewel deh...

Gambar
Jumat sore pukul 15.49, Ibu sms Bapak, "Aku capek bgt nok,  Ryan rewel bgt...".  Hari ini ibu memang jadi lebih capek ngempu bubby yang agak rewel.  Mungkin karena habis imunisasi hepatitis dua hari lalu, jadinya bubby agak panas badannya.  Gak mau mimik susu n bobonya kebangun-bangun terus.  Kalau dipangku baru deh mau bobo.   Beberapa hari lalu bubby sempat pilek dan batuk.  Jadinya waktu ditimbang dua hari lalu beratnya cuma naik jadi 5,6 kg.  Padahal pengennya udah 6 kg.  Mmmh.. harus diajak maen neh bubby kaya'nya, biar mimik susunya bisa lebih bersemangat.

Blog baru untuk Bubby

Hari ini hari Jumat, 8 Februari 2008, Bubby dapat blog baru.  Blog ini menjadi catatan lanjutan dari pengalaman hidup Rakryan yang sebelumnya numpang di blog Bapak.