Catatan Rakryan, dan adiknya Nara (sejak September 2009) plus si bungsu Runa (sejak Maret 2012), bersama ibu, bapak, keluarga dan kenalan2 barunya di bumi nusantara
My first flight
Dapatkan link
Facebook
X
Pinterest
Email
Aplikasi Lainnya
Liburan ke Surabaya bersama ibu, bapak dan kak Ryan naik pesawat Mandala. Asik..
Hari ini hari Jumat, 8 Februari 2008, Bubby dapat blog baru. Blog ini menjadi catatan lanjutan dari pengalaman hidup Rakryan yang sebelumnya numpang di blog Bapak.
Naik kereta api tut...tut..tuuut... Si...apa hendak turut.... Ke Bandung (eh bukan..) Surabaya (ya' tepat). ..... Aku ke Surabaya bersama Bapak dan Ibu naik kereta api. Nama kereta apinya Sancaka. Kereta ini berangkat sore hari pukul 16.00 WIB dari Stasiun Tugu. Kata Bapak kira-kira jam sepuluh malam akan tiba di Stasiun Gubeng, Surabaya. Sore itu sudah tanggal 31 Desember, jadi kami akan bermalam tahun baru di Surabaya. Tanti Vidi dan om Putu sudah siap akan menjemput kami di stasiun Gubeng. Ehm udah gak sabar neh ingin tahu kaya apa ya kota Surabaya itu. Kata Ibu Surabaya itu panas, jadi agak-agak kurang cocok buat ibuku yang anti kegerahan itu he..he..he... Tapi di kereta api Sancaka ini udara di dalam ruangan dingin sekali. Aku sih tidak terlalu merasakan karena baru beberapa menit berjalan sudah langsung tidur. Ibuku yang paling menderita. Berhubung sudah sakit flu sejak beberapa hari lalu, maka udara dingin ini membuat tidak nyaman untuk ada dalam ruangan. Ujung-...
Setelah duduk tentunya pelajaran hidup selanjutnya adalah merangkak dan berjalan. Ibu sepertinya kurang sependapat dengan urutan itu. Menurutnya aku sudah bisa mulai berjalan. Untuk itu dibelikannyalah daku baby walker atau sepeda istilah di Palak. Selain membantuku untuk belajar berjalan juga meringkankan beban orang yang ngempu atau menjagaku. Karena kalau diriku sudah bosan pasti maunya digendong dan diajak berjalan2. Tentunya itu akan merepotkan orang yang menjagaku, kalau sementara ada pekerjaan lain yang harus dilakukan. Untuk itu sepeda ini akan membantuku untuk bisa bermain dan berjalan2 sendiri, sambil masih diawasi tentunya. Lagi-lagi saat bapak berangkat lagi, ibu membelikanku baby walker , dan langsung mencobakan padaku keesokan harinya. "The miracle of baby walker" kata ibuku saat menelpon bapak. Memang begitu didudukkannya di baby walker itu aku langsung mengayuh dan menjejakkan kakiku ke tanah bergerak selayaknya orang berjalan. Bapak kurang setu...
Komentar